Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juni 2012

Bidadari di Kepulauan Seribu


Pulau Bidadari  merupakan salah satu pulau yang terdekat di Kepulauan Seribu. Berjarak sekitar 15 km dari Marina Ancol, Island Resort ini dapat ditempuh dengan speedboat hanya dalam waktu 20 menit.

Nama Bidadari sendiri baru digunakan pada tahun 1970-an, saat mulai dikelola secara professional. Pemilihan nama tersebut berdasarkan dari ama pulau lainnya di Kepulauan Seribu, seperti Pulau Putri dan Pulau Nirwana. Sebelumnya daratan dengan luas enam hektar ini bernama Pulau Sakit dan Pulau Purmerend.

Nama Purmerend diberikan oleh orang-orang belanda yang merupakan salah satu gemeente (kotamadya) Belanda yang terletak di provinsi Noord Holland. Nama Pulau Sakit diberikan ketika 1679 saat wabah lepra muncul, yang kemudian berlanjut dengan pendirian rumah sakit (rumah sakit tersebut pindahan dari Angke, Jakarta Utara).

Beberapa tahun setelah wabah lepra hilang, dibangunlah benteng Martello (1850). Benteng tersebut dibangun sebagai pertahanan dari serangan musuh, setelah armada laut Britania Raya melakukan serangan dan menghancurkan bangunan di pulau ini. Namun, di tahun 1883, bangunan berbentuk lingkaran ini hancur akibat terjangan gelombang Tidal letusan gunung Krakatau.


 
 
 
 
 
 
 

Rabu, 13 Juni 2012

Wayag at The Last Paradise


Menjelajah surga alam di bagian timur Indonesia seperti tidak ingin kembali ke alam nyata. Indah nian tiada terkira, inilah Raja Ampat, The Last Paradise. Daerah ini merupakan kabupaten yang baru berdiri selama delapan tahun dan terletak di provinsi Papua Barat. 

Pulau-pulau ‘perawan’ mengelilingi Raja Ampat menciptakan pemandangan luar biasa menakjubkan. Salah satunya adalah Pulau Wayag, tempat wisata paling diincar wisatawan dan menjadi ikon daerah yang berada di wilayah segitiga terumbu karang dunia (Coral Tiangle).

Terdiri dari kumpulan pulau karst yang terbentuk membuat keunikan tersendiri. Pasir putih dan air laut dengan warna hijau hingga gradasi ke biru semakin menjadikan pesona Pulau Wayag semakin eksotik. Panorama Pulau Wayag yang berada di Distrik Waigeo Barat tersebut secara keseluruhan dapat dilihat dari dengan mendaki bukit karang selama 30  – 60 menit.

Untuk mencapai Pulau Wayag dapat menggunakan Long Boat maupun Speed Boat dari Ibukota Raja Ampat, Waisai dengan waktu tempuh 6 – 8 jam. Meski harus menempuh perjalanan jauh, tak mengapa karena semua itu akan terbayar setelah mata dimanjakan oleh keindahan Pulau Wayag.

 
 
 
 
 
 
 

Selasa, 12 Juni 2012

Pasir Putih Hingga Batu Besar

Pasir putih, air laut berwrna hijau kebiruan yang jernih, serta batu granit berbagai ukuran menyebar hampir disepanjang bibir pantai.. Tiga hal tersebut yang membuat  Pantai Parai Tenggiri menjadi salah satu objek wisata favorit di Bangka. Terletak di daerah Matras, Sungailiat, Bangka Belitung, 40 km sebelah utara dari kota Pangkal Pinang.

Dahulu masyarakat Sungailiat menyebut dengan nama pantai Hakok, yang kemudian berubah menjadi pantai Tenggiri. Pantai Parai Tenggiri diapit oleh batu karang dan dibagian kiri terdapat pulau kecil dengan batu-batu besarnya, yang dinamakan Rock Island. Untuk menuju Rock Island pengunjung dapat berjalan kaki melalui jembatan.

Kawasan Pantai Parai Tenggiri saat ini telah ditetapkan sebagai kawasan wisata hijau karena pihak pengelola memiliki kepedulian besar terhadap usaha penyelamatan lingkungan. Atas penetapan tersebut terbukti kawasan Pantai Parai Tenggiri selalu bebas dari sampah-sampah dan sejuk dengan adanya pohon-pohon yang ditanami secara rapi.

Keindahan pantai parai ternyata tidak hanya di atas permukaan laut saja, tetapi juga di bawah permukaan laut. Hal tersebut terlihat dari pengunjung yang datang untuk snorkeling maupun diving.








Jelajah Kebun Raya Bogor


Di sini memang tempat yang cocok untuk menikmati sejuknya udara bebas polusi, tubuh pun terasa rileks dibuatnya. Pohon-pohon besar tinggi menjulang, beragam macam spesies tumbuhan lengkap tersaji seolah mata dimanjakan oleh kehadirannya. Inilah Kebun Raya Bogor, sebuah kebun botani dengan 15.000 jenis koleksi menanti untuk dikunjungi. 

Di abad 14, Kebun Raya Bogor merupakan bagian dari “samida” (hutan atau taman buatan), yang kemudian menjadi tempat dibangunnya rumah peristirahatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Rumah peristirahatan yang dimaksud saat ini menjadi Istana Bogor dan dibangun tahun 1744.

Pendirian secara resmi terjadi pada tahun 1817 oleh Gubernur Jenderal Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen dengan nama s’Lands Plantentuinte Buitenzorg. Tidak memerlukan waktu yang lama menjadikan kebun seluas 87 hektar ini menjadi pusat pengembangan pertanian dan budidaya tanaman kebun.

Selain tanaman dan istana, terdapat pula beberapa bangunan yang menarik baik dari cerita, fungsi, maupun bentuknya yang semakin membuat salah satu tempat wisata di kota hujan ini menarik dikunjungi. Bangunan tersebut seperti jembatan gantung, Monumen Olivia Raffles, Tugu Peringatan Reinwardt, dan masih banyak lagi.